Mempelajari Cara Budidaya Kelapa Sawit

Salam sejahtera semuanya pada artikel ini saya akan membahas tentang bagaimana banyak perusahaan sawit ( baca : daftar perusahaan kelapa sawit di indonesia )membudidayakan perkebunan sawit dan cara pengolahanya sampai menjadi CPO hingga menjadi minyak goreng. Sekarang ada beberapa hal yang harus kita ketahui tentang hal hal dasar tentang kelapa sawit seperti dibawah ini
budidaya kelapa sawit


Hal dasar yang harus diketahui dalam membudiyakan sawit

Kecambah
Kelapa sawit berkembang biak dengan bijji dan akan berkecambah untuk selanjutnya tumbuh menjadi tanaman. Bibit kelapa sawit membutuhkan waktu tiga bulan untuk meberubah menjadi organisme yang mampu memfotosintesis dan mengabsorpsi makanan dari dalam tanah secara sempurna.

Batang dan daun
Kelapa sawit memiliki batang yang tidak bercabang. Pada pertumbuhan awal setelah fase muda terjadi pembentukan batang yang melebar tanpa terjadi pemanjangan internodia Kelapa sawit memiliki daun yang menyerupai bulu burung atau ayam di bagian pangkal pelepah daun terbentuk dua baris duri yang sangat tajam dan keras di kedua sisinya.

Bunga dan Buah
Tiga bulan untuk kelapa sawit adalah umur yang cukup dewasa untuk kelapa sawit oleh karena itu biasanya kelapa sawit akan mengeluarkan bunga jantan dan betina. Bunga tersebut keluar dari ketiak atau pangkal pelepah daun bagian dalam. Perbandingan bunga betina dan bunga jantan sangat dipengaruhi oleh pupuk dan air. Jika tanaman kekurangan pupuk atau kekurangan air, bunga jantan akan lebih banyak keluar umur buah muda berwarna hijau pucat. Semakin tua berubah menjadi hijau hitam hingga kuning.


Jenis kelapa sawit 

Dura: dura adalah jenis kelapa sawit yang mempunyai cangkang tebal 3-5 mm, daging buah tipis, dan rendemen minyak 15-17 %.
Tenera: Tenera dalah jenis kelapa sawit yang mempunyai cangkang agak tipis 2-3 mm, daging buah tebal, dan rendemen minyak 21-23%.
Pesifera: Jenis kelapa sawit ini mempunyai cangkang sangat tipis, daging buah tebal, biji kecil dan rendemen minyak tinggi 23-25%.

Tahap Budidaya kelapa sawit 

Pembibitan 
( baca: cara pembibitan kelapa sawit ).
Pemupukan 
( baca: cara pemupukan kelapa sawit ). 

Penyiapan Polibag 
Polibag yang digunakan sebaiknya berwarna hitam dengan panjang 42 cm, lebar 33 cm atau berdiameter 23 cm, dan tebal 0,15 cm. polibag diberi lubang berdiameter 0,5 cm sebanyak dua baris. 
Penanaman 
Sehari sebelum penanaman, tanah tanam dalam polibag harus disiram. Bibit dipindahkan dari media tahap awal setelah berdaun 2-3 helai dan berumur maksimum tiga bulan. Penanaman dilakukan dengan cara membuat lubang di polibag seukuran dengan diameter babybag.
Penyiraman dan Penyiangan
Penyiraman dilakukan setiap hari secara teratur. Saat musim kemarau, siram bibit dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari. Kebutuhan air penyiramann sebanyak 2 liter air/bibit/hari.
Pemusnahan Hama
Pengendalian hama dapat dilakukan  secara manual, yaitu dengan mengambil satu per satu serangga, lalu membunuhnya. 
Menghindari Penyakit
Penyakit yang sering muncul pada tanaman sawit crown disease dan blast disease. Crown disease adalah penyakit busuk tajuk. Gejalanya ditandai dengan daun muda yang baru muncul mengalami pembusukan. Penyakit ini belum dapat diatasi secara kimiawi. Blast disease adalah penyakit busuk pada akar kelapa sawit yang disebabkan oleh serangan jamur. Pemberantasannya sangat sulit. Tindakan yang dapat dilakukan hanya dengan mencabut dan membakar tanaman kelapa sawit yang terinfeksi.

Mempelajari Cara Budidaya Kelapa Sawit Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rico Mustafa