Faktor tumbuh tanaman kelapa sawit di tanah air

Bagaimana kabar kalian sob? Masih dalam kategori pembahasan kelapa sawit, kali ini saya akan membahas tentang sawit Indonesia. Ternyata, pada masa pemerintahan belanda kira-kira pada tahun 1848 tumbuhan kelapa sawit diperkenalkan di kebun raya bogor. Kemudian di tahun 1864, pemerintah mencoba dibudidayakan pohon sawit dengan menanamnya di beberapa tempat di Indonesia yaitu di Jawa Tengah, Sumatera hingga Jawa barat. Setelah percobaan dilakukan, ternyata mengalami peningkatan yang signifikan sehingga penanaman kelapa sawit terus dikembangkan ke seluruh wilayah di Indonesia. ( baca: Menggiurkannya Peluang Bisnis Kelapa Sawit )



Sobat semua sudah tahu kan bahwa kelapa sawit itu termasuk kedalam kategori tanaman multiguna sob, karena kita dapat memanfaatkannya bukan pada buahnya saja namun keseluruhan pohon sawit tersebut dapat kita gunakan untuk  berbagai macam. Kini tanaman sawit Indonesia ini mulai banyak menggantikan posisi-posisi komoditas tanamanan lainnya seperti tanamana kelapa maupun tanaman karet di Indonesia.

Karena pohon-pohon sawit kini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia yang membuktikan bahwa ternyata perkebunan kelapa sawit mempunyai harga dan ekspor yang tinggi dimana hal ini dapat membantu perekonomian Indonesia. Ngomong-ngomong ada yang mau mencoba untuk menanam pohon sawit? Yuk sob baca artikel ini sampai selesai! Karena ada beberapa informasi yang penting untuk kalian ketahui.


sawit indonesia


Ada beberapa syarat tumbuhnya Sawit di Indonesia sebagai berikut:

  1. Tingkat ketinggian tempat
    Jika sobat ingin menanam pohon sawit maka hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah tempat. Ketinggian tempat yang ideal untuk menanam pohon sawit adalah antara 1-500 m (di atas permukaan laut). Kemudian kita juga harus mengukur suhu kelembaban tempat tersebut, kelembapan optimum yang ideal untuk menanam sawit adalah sekitar 80-90% dan kecepatan angin sekitar 5-6 km/jam hal ini bertujuan untuk membantu proses  penyerbukan.
  2. Lamanya proses penyinaraan Matahari
    Ketika telah menemukan tempat yang ideal untuk menanam pohon sawit, kita perlu mengetahui berapa lamanya prose penyinaran matahari yang diperlukan oleh pohon sawit. Dan ternyata pohon sawit memerlukan penyinaran matahari  agar menghasilkan buah sawit yang baik yaitu sekitar 5-7 jam setiap harinya
  3. Jenis Tanah
    Jangan salah untuk memilih tanah sob, karena jika tanah yang akan kita gunakan untuk menanam pohon sawit namun tidak subur, pohon sawit tidak akan tumbuh dan memberikan hasil yang banyak seperti daun, batang dan yang paling utama adalah buahnya. Ada beberapa jenis tanah yang dapat digunakan untuk menanam pohon sawit seperti jenis tanah Podzolik, tanah Alluvial, Tanah Regosol, Tanah Hidrimorfik Kelabu, Tanah gambut saprik, tanah di deretan pantai dan juga tanah muara sungai. Namun ingat sekali lagi untuk memilih tanah yang subur. Tanaman sawit menginginkan tanah yang datar dan beririgrasi secara baik.
Kita juga bisa membuat suatu tanah yang tidak subur menjadi subur yaitu dengan cara memberikan kompos, bokashi pupuk kandang arang, atau boleh kita berikan bahan organik lainnya sehingga tanah tersebut menjadi gembur yang dapat digunakan untuk menanam kelapa sawit. 

Faktor tumbuh tanaman kelapa sawit di tanah air Rating: 4.5 Diposkan Oleh: merry melindasari