Belajar Teori Hukum Pascal


Jika mempelajari fisika tentunya akrab bila banyak teori ataupun hukum yang dinamakan sesuai dengan nama penemunya. 

Blaise Pascal yang melakukan penelitian dan percobaan terhadap air dan juga wadah. Dari percobaan inilah kemudian dikenal dengan Hukum Pascal yang hingga kini masih banyak kita jumpai. Salah satu materi ini sebenarnya tidaklah sulit, kamu hanya butuh untuk memahaminya agar mudah untuk mengerti. Simak penjelasannya dalam ulasan berikut.

Memahami Tentang Pengertian Hingga Penerapan Sehari Hari Teori Pascal


1. Pengertian dan Penjelasan Singkat

 


Blaise Pascal melakukan percobaan yang berkaitan dengan air dan menyatakan jika air keluar lebih deras dan juga lebih jauh ketika melewati lubang pada wadah yang terbuka permukaannya. Jika tekanan akan diberikan untuk satu bagian zat cair yang di dalam ruangan tertutup, maka akan diteruskan oleh zat cair ke segala penjuru yang sama besar. Dan inilah yang kemudian dikenal dengan prinsip pascal di tahun 1623 hingga 1662.

Dalam kehidupan sehari hari, prinsip ini banyak digunakan pada alat alat berat atau otomotif. Seperti misalnya dongkrak, alat tangan hidrolik dan lain sebagainya. Mengingat pada prinsip pascal akan ada tekanan dalam suatu zat cair. Tentunya kamu pernah melihat montir yang menggunakan dongkrak hidrolik untuk digunakan mengangkat mobil. Dan proses tekanan pada dongkrak inilah yang kemudian disebut dengan hukum pascal.


2. Rumus Pascal



Pernyataan prinsip pascal bisa dijelaskan dnegan konsep bejana berhubungan yang bisa memperlihatkan perilaku dari zat cair. Apabila dalam penghisap 1 diberikan dengan gaya tekanan atau F1 maka nantinya tekanan yang didapatkan akan diteruskan pada pengisap 2 yang sama besar. Dari pernyataan tersebut maka berlaku p1 + p2.Dan tekanan adalah gaya yang nantinya dibagi besaran luas penampangnya P=F/A.
Maka persamaannya bisa dituliskan dengan F2 = F1  atau juga bisa dengan F2 = A1
                                                                              A2 = A1                                          F1 = A2
Besarnya keuntungan mekanis pada sistem hodrilik jika menurut dengan prinsip pascal maka rasio gaya yang dikeluarkan nantinya dibagi dengan gaya yang telah diberikan. Sebab luasan penampang nantinya berbanding lurus dengan gaya yang ada. Sehingga keuntungan mekanisnya bisa langsung diketahui dengan menggunakan rasio kedua luas penampang.

Dalam rumus hukum pascal F1 sama dengan gaya penampang I dengan besaran N. F2 merupakan gaya penampang II dan A1 sama dengan luas penampang 1 dengan satuan m2. Sementara untuk A2 merupakan luas penampang 2. Dari penyataan dan rumus di atas bisa disimpulkan jika permukaan bejana besar maka gaya juga akan lebih besar. Inilah yang menjadi alasan mengapa seorang montir bisa untuk mengangkat sebuah mobil.

Baca :



3. Prinsip Kerja Pascal


Prinsip pascal ini diterapkan dalam banyak alat yang mampu untuk memudahkan pekerjaan pada manusia. Yang paling sederhana terdapat pada dongkrak hidrolik. Dongkrak Hidrolik ini merupakan alat yang membantu untuk mengangkat mobil. Tentunya pengangkatan mobil ini bukanlah tanpa tujuan, selain penggantian ban mobil juga bisa dilakukan mencuci mobil agar lebih besar. Dongkrak Hidrolik memanfaatkan dua buah silinder yaitu silinder kecil dan silinder besar. 

Saat dongkrak hidrolik ditekan maka minyak yang berada di silinder kecil juga akan tertekan, Kemudian mengalir menuju silinder besar. Dari tekanan inilah kemudian menghasilkan sebuah gaya yang mampu untuk mengangkat beban berat. Pemanfaatan hukum pascal bisa ditemukan dalam pompa hidrolik. Pompa hidrolik menggunakan kinetik energi serta cairan yang dipompakan pada suatu kolom sehingga menghasilkan energi. 

Energi yang ada pada pompa kemudian akan menjadi energi lain yaitu energi tekan. Pompa ini memiliki fungsiunuk memindahkan energi mekanik untuk menjadi energi hidrolik. Pompa ini bekerja dengan menghisap oli yang berasal dari tangki hidrolik. Kemudian akan mendorong oli pada sistem hidrolik yang berupa aliran. Aliran inilah nantinya yang digunakan dan diubah terlebih dahulu menjadi tekanan.

Alat lain yang juga menggunakan prinsip pascal adalah Rem Cakram Hidrolik. Rem ini menggunakan fluida minyak, dimana ketika kaki menginjak pedal, maka piston atau pipa penghubung akan memberikan tekanan pada minyak yang berada di dalamnya. Tekanan akan dilanjutnya pada kedua piston keluaran yang fungsinya sebagai pengatur rem. Rem ini nantinya juga akan menjepit piringan logam yang membuat adanya gesekan dan putran roda akan berhenti.

4. Contoh Soal


Contoh soal akan membantu kamu untuk memahami hukum pascal lebih baik. Perhatikan soalnya, Suatu alat pengangkat hidrolik memiliki perbandingan luas penampang 1:5. Apabila alat ini digunakan untuk mengangkat beban sebesar 5000 N maka, berapa gaya yang dibutuhkan? Maka kamu bisa menghitungnya dengan memasukkan rumus yang ada. Dimana A1 berarti 1 dan A2 5, F2 5000 N, yang ditanyakan berarti F1.

Jika kamu menghitung soal tersebut dengan benar, maka hasil jawabannya adalah 1000 N. Gaya tersebut dibutuhkan untuk mengangkat beban sebesar 5000 N. Dengan pemahaman yang baik pastinya kamu juga bisa mengerjakan soal soal lainnya. Berlatih soal adalah cara paling ampuh untuk mengetes pemahaman kamu terhadap prinsip pascal. Semoga ulasan ini bisa membantu dan bermanfaat.

Daftar Pustaka


Tipler, P.A. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik. Jakarta: Erlangga

Belajar Teori Hukum Pascal Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rico Mustafa